Rokok Itu Konyol

Wow, masih dalam suasana sore yang panas dan rumah yang diselimuti asap rokok. Hehe.... Lucu juga si ya, masih aja banyak orang yang setia dengan 'mesin asap' yang menyebalkan itu. Dari yang gue baca tadi waktu blogwalking, asap mengandung kurang lebih 4000 zat dan sebagian besar diantaranya bersifat racun.

Ada 'percakapan' unik yang gue alamin, dengan seorang temen gue (yang tampaknya cerdas).
Gue (W) : "Hey, sob. Ngapain si lu masih aja demen ngisep tuh rokok? Mana baunya nggak enak, beracun lagi. "
Temen (A) : "Lho, yang gue isep kan udah disaring di filter. Jadi aman."
W : "Lho? Jadi asap yang lu isep tuh udah bersih ya? Nah, asap yang orang lain hirup tu difilter nggak?"
A : "Nggak."
W : "Jadi masih beracun ya?"




















Gue nggak perlu jawabannya. Yang jelas sebagai perokok pasif pun (yang mendapat racun lebih banyak) gue merasa sangat dirugikan. Ayolah, jangan beralasan rokok sebagai sarana sosialisasi, rokok sebagai penghilang stres, atau cukai rokok untuk memberi beasiswa mahasiswa kurang mampu (itu politik pemasaran). Jelaslah rokok sangat merugikan kesehatan.

KATAKAN TIDAK PADA ROKOK!!!

No Response to "Rokok Itu Konyol"

Post a Comment

powered by IIFH