Dulu aku seorang anak yang kadang terlalu picik menanggapi hidup, mudah putus asa dan sering menganggap Tuhan tidak adil (terutama sekali untuk hal yang menyangkut keberhasilan atau kegagalan). Benar, tujuan tidak tercapai berarti gagal.
Ke-kolot-anku mulai berkurang saat masa-masa mencari universitas dulu. Enam kali tes di universitas berbeda dan, gagal semua. Langsung saja kondisi fisik langsung memburuk diimbangi pikiran yang putus asa.
Saat terbaring di rumah sakit orangtuaku sempat berpesan, ” Kesempatan tidak hanya datang satu kali. Jangan terlalu memaksakan diri. ”. Duarrr... Perlahan kepicikanku runtuh. Semangat kembali, berkat Tuhan dan doa semua pihak akhirnya aku bisa menemukan tempat studi terpilih.
Suatu siang yang panas dengan kuliah Organisasi Bisnis dan Manajemen yang mulai sesak oleh rasa kantuk, tidak ada penjelasan yang menjadi terlalu menarik dari Bapak Kuswaya Asmara. Tiba-tiba sayup kudengar, ” Kesempatan tidak hanya datang satu kali. Bahkan, kita bisa membuat kesempatan itu ada”. Wow...sekejap keringat akibat ’detak jantung kesadaran’ mulai membasahi tangan. Hey, bukankah ini hebat?
Beberapa waktu lalu saat saya menikmati nuansa gospel rock album band Relient K ada sepenggal lirik yang menggugah saya untuk menulis uraian ini.
Salam. Wahyu Nugroho D.K.A
Ke-kolot-anku mulai berkurang saat masa-masa mencari universitas dulu. Enam kali tes di universitas berbeda dan, gagal semua. Langsung saja kondisi fisik langsung memburuk diimbangi pikiran yang putus asa.
Saat terbaring di rumah sakit orangtuaku sempat berpesan, ” Kesempatan tidak hanya datang satu kali. Jangan terlalu memaksakan diri. ”. Duarrr... Perlahan kepicikanku runtuh. Semangat kembali, berkat Tuhan dan doa semua pihak akhirnya aku bisa menemukan tempat studi terpilih.
Suatu siang yang panas dengan kuliah Organisasi Bisnis dan Manajemen yang mulai sesak oleh rasa kantuk, tidak ada penjelasan yang menjadi terlalu menarik dari Bapak Kuswaya Asmara. Tiba-tiba sayup kudengar, ” Kesempatan tidak hanya datang satu kali. Bahkan, kita bisa membuat kesempatan itu ada”. Wow...sekejap keringat akibat ’detak jantung kesadaran’ mulai membasahi tangan. Hey, bukankah ini hebat?
Beberapa waktu lalu saat saya menikmati nuansa gospel rock album band Relient K ada sepenggal lirik yang menggugah saya untuk menulis uraian ini.
Don't give up, it's not the end
There's hope for every fallen man
To pick themselves up when they think they can
Because with every passing second comes a second chance
Salam. Wahyu Nugroho D.K.A


12:57 AM
freakcycle
Posted in 
No Response to "Kesempatan (tidak) Hanya Datang Sekali"
Post a Comment